“Aplikasi Crashing pada Penjadwalan Proyek Konstruksi (Studi Kasus Ruas Jalan A - B Tol STA 16+000 – STA 20+450)”

Riska Kusuma Wardhani

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui waktu dan biaya normal proyek konstruksi, aplikasi crashing, serta alternatif optimal dari aplikasi crashing pada ruas jalan tol A – B STA 16+000 – STA 20+450. Penelitian dilakukan pada bulan November – Desember 2012 dengan melibatkan divisi Perencanaan Proyek dan Teknik Konstruksi perusahaan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan bantuan Microsoft Excel dan Microsoft Project. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu normal proyek selesai adalah 174 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp250,279,844,057.56. Untuk memenuhi target pemerintah, dilakukan crashing dengan menambah jam kerja (lembur) atau menambah jumlah tenaga kerja pada kegiatan-kegiatan yang terletak pada jalur kritis. Aplikasi crashing dengan menambah jam kerja mampu mempercepat waktu penyelesaian proyek menjadi 141 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp281,979,821,577.77 atau 146 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp274,371,463,546.76. Aplikasi crashing dengan menambah jumlah tenaga kerja mampu mempercepat waktu penyelesaian proyek menjadi 121 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp288,448,106,360.37, 122 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp284,585,150,260.37, 132 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp275,808,602,368.31 atau 147 hari kerja dengan total biaya sebesar Rp261,621,607,385.65. Alternatif optimal adalah alternatif yang mempercepat waktu penyelesaian menjadi 147 hari dengan total biaya sebesar Rp261,621,607,385.65.

 

Kata Kunci: Crashing, Penjadwalan Proyek Konstruksi

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.