KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA ANTARA PEDAGANG LOKAL DENGAN WISATAWAN ASING DI PANTAI SANUR

Made Arya Astina, Ketut Muliadiasa

Abstract


Interaksi antara pedagang dengan para wisatawan asing menarik untuk diteliti. Para pedagang yang umumnya berlatar belakang budaya Bali dan sebagian besar berlatar belakang pendidikan dasar ini setiap harinya melakukan komunikasi dengan para wisatawan yang memiliki bahasa dan budaya yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana pola komunikasi lintas budaya pedagang lokal dengan wisatawan asing dalam berkomunikasi di Pantai Sanur? (2) Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat pedagang lokal dengan wisatawan asing dalam berkomunikasi di Pantai Sanur? Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Pantai Sanur, yang meliputi daerah Semawang, Sindu, dan Padang Galak. Adapun informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini dipaparkan konsep pola komunikasi, proses adaptasi lintas budaya, komunikasi interpersonal, perilaku dalam komunikasi, konsep komunikasi lintas budaya. Model komunikasi lintas budaya dari para pedagang lokal dengan para wisatawan asing bahwa para pedagang menggunakan komunikasi dengan bahasa non-verbal seperti misalnya lambaian tangan, jabatan tangan, senyuman dan tatapan mata. Pedagang lokal juga menggunakan bahasa verbal yaitu dengan menggunakan kalimat bahasa Inggris yang pendek dan tanpa memperhatikan pola bahasa Inggris yang benar. Beberapa hal yang menjadi pendukung komunikasi lintas budaya antara pedagang dengan wisatawan asing adalah faktor budaya pedagang di Pantai Sanur yang memiliki karakter terbuka dan ramah terhadap orang asing. Faktor lainnya adalah faktor kebutuhan ekonomi yang mengharuskan para pedagang berusaha berkomunikasi dengan para pendatang. Sedangkan yang dianggap sebagai faktor penghambat adalah minimnya penguasaaan bahasa Inggris yang baik dan benar. Serta kurangnya pemahaman akan perlunya pelayanan prima terhadap para wisatawan.

Keywords


Komunikasi Antar Budaya

References


Aw, Suranto. 2011. Komunikasi Interpesonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Cangara, Hafied. 2011. Pengantar Ilmu Komunikasi Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.

DeVito, Joseph A. The Interpersonal Communication Book (Ninth Edition). New York: Addison Wesley Longman, Inc., 2001.

Effedy, Onong Uchjana, 1993. Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktik. PT Remaja Rosdakarya. Bandung

Gudykunst, William B. dan Young Yun Kim. Communicating with Strangers: An Approach to Intercultural Communication. Edisi ke-2. New York: McGraw-Hill, 1992.

Hidayat, Dasrun. 2012. Komunikasi Antarpribadi dan Medianya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Lustig, Myron, dan Jolene Koester. Intercultural Competence, Interpersonal Communication Across Cultures (Fourth Edition). USA: Allyn & Bacon Pub., 2003.

Moleong, Lexy.J. 1996. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Mulyana, Deddy. dan Rakhmat, J. 2010. Komunikasi Antarbudaya: Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. 2005. Komunikasi Efektif: Suatu Pendekatan Lintas Budaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Samovar, dkk. 2007. Communication Between Cultures. USA: Thomson Higher Education.

Sihabuddin, Ahmad. 2011. Komunikasi Antar Budaya Satu Perspektif

Multidimensi. Jakarta: PT Bumi Aksara

Sudaryanto.1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Tubbs, Stewart dan Sylvia Moss, 2005. Human Communication Konteks- Konteks Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed and Abstracted by:

http://journal.bakrie.ac.id/public/site/images/admin/googlescholar_logo_120 http://journal.bakrie.ac.id/public/site/images/admin/sinta_01_120 http://journal.bakrie.ac.id/public/site/images/admin/garuda1_120