PENGARUH ENJOYMENT EXPERIENCES PASCA MENGKONSUMSI MEDIA HIBURAN INTERAKTIF

Mochammad Kresna N.

Abstract


Permainan video games dalam platform apapun merupakan salah satu jenis media interaktif yang mempunyai fungsi entertainment. Apabila berbicara mengenai entertainment atau hiburan dalam konteks ilmu komunikasi khususnya studi tentang teori media dan masyarakat maka entertainment merupakan salah satu tugas atau fungsi media dalam masyarakat (Mc Quail, 2010: 99), selain itu juga perlu diingat kembali sejarahnya bahwa salah satu dari empat fungsi utama dari komunikasi yang disempurnakan oleh Wright (1960) adalah hiburan/ entertainment. Menurut teori media entertainment oleh Peter Vorderer dengan mengkonsumsi materi hiburan maka akan tercipta relaksasi, kebahagiaan, ketenangan dan hal lain yang mengarah kepada afek positif. Namun, terdapat asumsi yang dikemukakan oleh Poels, K., de Kort, Y.A.W., dan IJsselsteijn, W.A. bahwa terdapat kemungkinan, pengalaman kenikmatan yang terjadi ketika bermain video games berbanding terbalik setelah selesai memainkan video games. Asumsi tersebut didasarkan pada rasa penyesalan yang muncul karena telah membuang waktu dengan bermain video games, bukan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti bekerja atau belajar. Poels, Kort & Ijsselsteijn hanya menyedikan asumsi dan indikatornya saja. Penelitian ini akan menjawab asumsi Post Game Experiences atau pengalaman sesaat setelah selesai bermain sebuah Video Games dalam konteks remaja di Jakarta.

Kata Kunci: interactive media, media entertainment, post game experiences


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.